SOLUSI UNTUK RUMAH PANAS

Kadang, rumah terasa tidak nyaman, akibat panas yang berasal dari atap. Betul?

Hal ini bisa jadi ,disebabkan oleh :

  1.  Tingginya suhu atap akibat cuaca terik.
  2. Kesalahan dalam pemilihan material penutup atap.
  3. Kurang mengalirnya sirkulasi dalam ruangan juga dapat menjadi penyebab panasnya ruangan pada rumah.

Berikut ada beberapa tips/solusi mengatasi panas dari atap agar rumah terasa lebih sejuk.

1.  Ventilasi Silang

Perhatikan perletakan jendela maupun ventilasi. Lubang angin yang diletakkan berseberangan tetapi, tidak berhadapan dapat membuat udara di dalam ruangan bergerak sehingga ruangan lebih sejuk. Kembali pada prinsip udara, bahwa udara yang bergerak ke tempat dengan tekanan berbeda.

ventilasi-silang

2. Loteng Sebagai Ruang Perantara

Loteng merupakan ruang antara atap dan plafon yang berfungsi menahan panas dari atap. Dengan adanya loteng, suhu panas dari atap tidak langsung diteruskan ke ruangan bawahnya. Dalam hal ini loteng menjadi ruang perantara. Jangan lupakan ventilasi pada loteng agar terjadi pertukaran antara udara panas dan udara dari luar.

3. Cermat dalam Memilih Material Penutup Atap dan Plafon

Pemilihan material penutup atap juga cukup berpengaruh bagi suhu dalam ruang. Material penutup atap yang mudah menyerap panas otomatis membuat suhu atap meningkat, menyebabkan ruang di bawah atap juga meningkat. Pilih material yang tidak mudah menyerap panas, seperti genting keramik atau tanah liat.

4. Tinggikan Langit-Langit

Semakin tinggi jarak antara lantai dengan plafon, dapat semakin menurunkan suhu di dalam ruangan. Adanya ruang kosong antara lantai dan plafon memungkinkan udara bergerak, tetapi ventilasi pada ruang juga harus baik.

5. Orientasi Bangunan Terhadap Matahari

Ruangan-ruangan yang sering digunakan, seperti kamar tidur atau ruang keluarga, sebaiknya tidak diletakkan di sisi barat, karena akan langsung mendapat panas terik dari matahari. Atur juga peletakan bukaan pada ruang agar cahaya matahari yang masuk tidak berlebihan dan malah membuat ruang semakin panas.

6. Hindari Warna Gelap

Warna gelap menyerap panas dengan baik dibandingkan dengan warna terang. Hindari warna-warna gelap pada eksterior rumah sehingga dapat sedikit menurunkan suhu di dalam rumah. Gunakan warna cerah tetapi tidak mencolok, misalkan warna putih atau peach.

7. Sejukkan dengan Tanaman dan Beranda

Kehadiran tanaman dapat membuat rumah terasa lebih sejuk. Apabila lahan tidak memungkinkan, gunakan tanaman dalam pot. Anda juga dapat berkreasi dengan taman di dalam. Beranda juga dapat menjdai ruang perantara sekaligus penahan dan penyaring udara panas dari luar ruangan.

8. Pemasangan Insulasi Atap

Cara ini memang tidak mudah, kecuali bagi Anda yang memang sedang merenovasi atap dan langit-langit di Rumah Anda. Bahan Insulasi ini terdiri dari lembaran alumunium foil yang dibawahnya dilapisi dengan glass-wool. Insulasi atap sering digunakan pada bangunan pabrik.

radiant-barrier-insulation

So, buat rumah nyaman, tanpa rasa panas di dalamnya.. ^^

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s