PADU-PADAN WARNA

KREATIF  BERMAIN WARNA

Warna merupakan hal yang amat penting dalam mencapai efek tertentu baik dalam desain interior maupun eksterior. Setiap jenis warna menciptakan respon fisik dan emotional yang spesifik dan berbeda untuk tiap orang yang menikmatinya. Kombinasi warna yang tepat akan memudahkan orientasi pandangan dalam ruang serta memberi kedalaman maupun dimensi satu benda maupun ruang. Warna juga mampu membangkitkan energi, ekspresi perasaan, dan member persepsi baru yang berbeda bagi orang yang menikmatinya.

Efek Psikologis yang timbul dari tiap warna :

MERAH, memberi kesan dinamis, enerjik, komunikatif, aktif, bersemangat, sensual, mewah, dan menstimulasi. Beila terlalu banyak, bisa merangsang kesan agresif.

ORANYE, menggambarkan sosialisasi yang bersahabat, percaya diri, ramah, dan kesan penuh harapan, kreativitas, serta vitalitas,. Bila terlalu banyak bisa merangsang perilaku hiperaktif.

BIRU, menghadirkan kesan teduh, dingin, hening, damai, tentram, harmonis, dan merangsang kemampuan intuitif (kepekaan). Namun bila terlalu banyak, akan menimbulkan kelesuan.

KUNING, mampu memancarkan kehangatan, cahaya dan cerah, member inspirasi, mendorong ekspresi diri maupun kemampuan intelektual.

MERAH MUDA, melambangkan kasih saying, dan perasaan romantis, kesan lembut serta sosok orang muda bahkan anak-anak.

COKELAT, berkesan antural, membumi, stabil, menghadirkan kenyamanan, keyakinan, keamanan, kesan elegan, dan akrab. Bila terlalu banyak, bisa berkesan berat atau kaku.

HIJAU, menyiratkan kesan alamiah, segar, tenang, sejuk, mendorong perasaan empati, meredakan stress dan menyembuhkan. Tapi bila terlalu banyak bisa menimbulkan perasaan terperangkap.

UNGU, dekat dengan aura spiritual, magis, misterius, menarik perhatian, memancarkan kekuatan, menambah imajinasi, sensitivitas dan obsesif.

PUTIH, member arti keaslian, kesan ringan, polos, dan murni. Bila terlalu banyak, bisa menimbulkan perasaan dingin, stril dan terisolasi.

ABU-ABU, menggambarkan kesan serius, damai, independen dan luas. Bila terlalu banyak, bisa memberi kesan tidak komunikatif.

HITAM, mengandung kekuatan, penuh percaya diri, kesan maskulin, dramatis, penuh perlindungan, klasik, dan megah. Bila terlalu banyak bisa menimbulkan perasaan  tertekan.

Berdasarkan warna-warna tadi, beberapa acuan yang bisa mempermudah padu padan warna sesuai dengan kesan atau suasana yang ingin ditampilkan.

1. Kombinasi Kontras/Komplementer

Paduan warna-warna yang karakternya berlawanan, seperti, merah-hijau : terkesan dinamis, dominan atau kuat.

2. Kombinasi Analog

Paduan warna-warna yang karakternya serupa, seperti, kuning-orange : terkesan harmonis

3. Kombinasi Monokromatis

Paduan warna yang intensitasnya sama, seperti, gradasi warna ungu tua, ungu muda dan yang pastel.  Gunakan warna-warna terang untuk menimbulkan kesan luas, dan warna-warna sejuk untuk kamar tidur.  Warna-warna kuat bisa diterapkan pada area transisi seperti tangga dan koridor, warna-warna hangat pada tempat kerja atau kamar anak.

4. Kombinasi Kompleks yang memadukan warna apa saja.

Kuncinya ada pada kuantitas tiap warna yang dipakai. Untuk menghilangkan kesan monoton pada kombinasi ini, jadikan satu warna sebagai warna dominan dan warna lain sebagai aksen atau pendukung.

Sumber : Griya ASRI, Februari 2011

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s