23 Cara Membuat Ruang Jemur Nyaman

Ruang jemur, mungkin ada sebagian besar orang menganggap ruang jemur adalah ruang yang tidak penting. Pernyataan ini tentu berlaku bagi orang yang tinggal di daerah pedesaan, karena tentu di pedesaan banyak sekali yang masih menjemur pakaian di depan rumah, di halaman, karena lahan yang tersedia cukup luas. Lain halnya dengan daerah perkotaan yang memiliki lahan yang sempit. Keberadaan ruang jemur amat diperlukan dan bagaimana agar nyaman??

Berikut ada 23 cara yang disampaikan untuk membuat ruang jemur agar terasa nyaman.

1. Rancang Ulang Letak

Jika memungkinkan, ruang jemur digabung dengan lainnya sehingga ruang jemur terlihat tidak sebagai ruang yang berdiri sendiri. Sehingga ketika ruang jemur tidak terpakai, ruangan tidak terasa kosong.

2. Tak mesti Luas

Jika ruang jemur sekarang ini tertutup dinding, sehingga terkesan sempit, bongkar dinding itu agar ruang jemur memiliki sisi yang terbuka.

3. Sediakan Ventilasi

Ruang jemur yang minim ventilasi, selain tidak menyehatkan karena ruangan menjdai lembab, pakaian tidak mudah kering lantaran ada udara yang masuk.

4. Evaluasi Kinerja Mesin Cuci

Berlama-lama di ruang cuci tentu bikin bosan. Ini bisa terjadi jika kinerja mesin cuci Anda turun kualitasnya. Evaluasi kinerja mesin cuci Anda, pertimbangkan umur pakai mesin cuci dan pengeringnya.

5. Satukan Penyimpanan Baju Kotor

Ruang jemur yang berdekatan dengan ruang cuci sering terkesan kotor karena tidak tersedianya tempat menaruh baju kotor. Sediakan keranjang khusus untuk ini dan lengkapi dengan tutup.

6. Tempat Simpan Sementara

Biasanya pakaian yang sudah selesai dijemur sebelum dibawa ke ruang setrika, disimpan telebih dahulu. Bila ingin ringkas, simpan terlebih dahulu cucian itu di lemari di ruang jemur.

7. Mainkan Warna Dindingnya

Untuk membangkitkan mood, aplikasikan warna-warna cerah di ruang jemur. Perlakukan ruang ini sama dengan ruang tidur atau ruang keluarga.

8. Cahaya Alami dan Buatan

Jangan hanya focus pada pencahayaan dari lampu. Jika perlu buka bagian atapnya untuk memasukkan cahaya alami. Pasang lampu sebagai sumber pencahayaan buatan. Lampu ini setidaknya bisa menerangi ketika Anda beraktivitas di ruang jemur ketika malam hari.

9. Optimalkan Lighting untuk Estetika

Lampu yang dipasang tak hanya berfungsi sebagai pencahayaan langsung. Anda bisa mengatur lampu itu sebagai pencahayaan tidak langsung dengan cara menyembunyikan di balika atap atau di dinding.

10. Lantai JAngan Licin

Umumnya ruang jemur didesain sebagai ruang basah. Jangan sampai air yang menggenangi lantai ruang jemur membahayakan ketika Anda berada di dalamnya. Pilih material lantai yang tak licin.

11. Atur Kemiringan Lantai

Untuk memudahkan air mengalir, atur kemiringan lantai setidaknya 2%-3%

12. Aplikasikan Penutup Lantai

Jangan sampai lantai ruang jemur hanya berupa hamparan tanah. Hal ini akan membuat becek jika ada genangan air dan bila ada jemuran yang jatuh akan kotor. Anda bisa memasang proving sebagai lantainya.

13. Pasang Tirai menjaga Privasi

Ruang Jemur berjendela bisa dipasangi tirai jika tidak ingin tetangga melihat aktivitas di ruang jemur.

14. Gabung Ruang

Untuk menghemat tempat, sebaiknya di ruang jemur didesain sebagai ruang setrika juga. Anda tidak perlu lagi membawa cucian bersih ke ruang setrika.

15. Pilih Bahan yang Awet

Bahan yang awet tentu tidak mudah rusak. Jika perlu, gunakan jemuran dari bahan alumunium yang dikaitkan ke dinding. Ketika tidak dipakai, jemuran bisa dilipat ke dinding.

16. Stop Gunakan Kawat

Jangan menggunakan kawat untuk bahan jemuran. Bahan ini mudah berkarat sehingga akan meninggalkan noda di pakaian.

17. Harus Beratap

Pakaian sebaiknya tidak dijemur langsung di bawah terik matahari agar lebih awet. Atap juga melindungi jemuran dari hujan. Beria tap teritisan untuk meminimalkan tampias air hujan.

18. Letakkan Pot untuk Peneduh

Tatanan pot akan meneduhkan mata yang melihat. Namun, pilihlah tanaman yang mudah pemeliharaannya dan tidak mudah terserang hama. Jika mudah terserang hama seperti ulat, ditakutkan bulu ulatnya akan menempel di pakaian yang sedang di jemur.

19. Jaga Keamanan

Beri pagar pengaman jika ruang jemur Anda di lantai 2. Jangan menjemur jemuran dip agar, karena akan mengganggu pandangan.

20. Sediakan Jepitan

Jika ruang jemur Anda terbuka, sebaiknya setiap pakaian yang dijemur selalu dijepit dengan penjepit kayu atau plastic.

21. Jangan Jadikan Gudang

Pastikan ruang jemur Anda tidak difungsikan sebagai ruang gudang. Tumpukan barang justru membuat sesak ruang jemur dan terkesan berantakan.

22. Buatlah Saluran Pembuangan Air

Hindari genangan air di area jemur dengan menyediakan salurannya.

23. Jangan Lupakan Titik Kran

Sediakan titik keran untuk sarana mendapatkan air. Atur posisinya agar strategis dan tepat guna.

 

sumber : serial rumah/edisi07/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s