AGAR tetap Awet, Pagar perlu Dirawat

Pagar merupakan elemen rumah yang paling pertama tampak oleh mata, sehingga semestinya pagar selalu terlihat cantik. Lalu bagaimana melakukan perawatan pada pagar?

Tergantung Bahan

Pagar jenis galvanis dan stainless steel biasanya relative lebih mudah perawatannya. Karat pada galvanis biasanya terjadi hanya pada bidang sambungannya, karena bagian sambungan ini umutmnya menggunakan besi biasa. Sedangkan kerusakan stainless steel tergantung kualitasnya, kualitas bagus tidak akan berkarat dan pembersihannya juga relative mudah.

Jika masalahnya hanya usang, solusinya jelas mudah, Kusam akibat debu dan proses oksidasi pada pagar metal dapat dihilangkan dengan menggosoknya dengan menggunakan bahan pemoles yang biasa dipakai untuk mobil atau motor.

Mengatasi Bulukan

Bulukan atau kesan tak terawat dapat diatasi dengan pengecatan ulang setiap 2-3 tahun sekali. Cara pengecatan dapat dilakukan dengan mengelupas cat lama dan menggantinya dengan cat baru atau menimpa cat lama dengan cat baru.

Pengelupasan cat lama dilakukan jika cat lama terlalu tebal dan tidak begitu rata. Tertutupnya ornamen atau tekstur pada besi tempa akibat seringnya pengecatan ulang, atau terlalu banyaknya cat lama yang mengelupas, bisa jadi pertimbangan untuk melakukan pengelupasan cat lama. Cat lama dikelupas dengan bantuan soda api. Soda api membuat cat menjadi lunak dan mudah dikelupas (dikerok).

Caranya :

Bersihkan dulu kotoran pada permukaan cat lama dengan menggosoknya menggunakan amplas. Setelah itu laplah dengan kain dan kuas kering. Semakin bersih mengelap, semakin lama waktu cat tersebut mengelupas. Setelah bersih, baru kemudian dilakukan pengecatan.

Dengan menggunakan finishing antic, dengan warna krom seperti emas, perak, tembaga, sebaiknya pagar diberi coating, dengan ini warna krom jadi tahan lama dan tidak pudar akibat cuaca.

Mengatasi Karat

Karat mengakibatkan pagar menjdai lapuk dan akhirnya hancur. Untuk mencegahnya, kita harus melakukan pengecekan terhadap pagar secara berkala. Karat biasanya mudah terjadi pada bidang sambungan besi. Salah satu penyebabnya adalah cara pengelasan yang kurang baik.

Cara penanganannya :

Karat dapat dibersihakan dengan mengamplasnya. Saat dibersihkan, pastikan tidak ada setitik lubang pun pada batang besi yang menembus ke dalam, utamanya pada jenis besi pipa. Setelah bersih, baru kemudian besi diberi antikarat dan lubang tersebut ditutup dengan dempul plastic agar air tidak masuk. Air menyebabkan terjadinya proses perkaratan dari dalam sehingga besi menjadi keropos.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s